
Jakarta, NusantaraNewsElim.com – Pemerintah Rusia secara tegas mengecam serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran. Moskow menilai aksi tersebut sebagai langkah berbahaya yang berpotensi memperluas konflik dan mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah.
Pernyataan keras itu disampaikan pejabat tinggi di Kremlin yang menyebut serangan tersebut tidak mencerminkan komitmen terhadap perdamaian internasional. Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, bahkan menyindir Presiden AS Donald Trump dengan menyebut kebijakan Washington kontradiktif. Ia menilai pernyataan soal stabilitas global tidak sejalan dengan keputusan memulai operasi militer.
Menurut Rusia, penggunaan isu program nuklir Iran sebagai alasan pembenaran serangan dinilai tidak tepat dan berisiko memperkeruh situasi. Moskow memperingatkan bahwa eskalasi yang terus meningkat dapat memicu dampak luas, mulai dari krisis kemanusiaan hingga gangguan terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan energi global.
Rusia juga menegaskan bahwa pendekatan militer bukan solusi untuk menyelesaikan ketegangan geopolitik yang kompleks. Moskow menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan kembali mengedepankan jalur diplomasi guna mencegah konflik yang lebih besar serta menjaga keamanan internasional.







