
33 Tahun Terabaikan, Warga Ciruas Kecil Keluhkan Jalan Rusak Parah Meski Dekat Balai Desa
Serang.NusantaraNewsElim.Com
Warga Kampung Ciruas Kecil, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, menyuarakan keluhan serius terkait kondisi infrastruktur jalan lingkungan yang dinilai memprihatinkan. Akses utama di permukiman tersebut dilaporkan rusak berat dan belum tersentuh perbaikan menyeluruh selama kurang lebih tiga dekade.
Sorotan publik terhadap persoalan ini menguat setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang menampilkan kondisi jalan penuh lubang, bergelombang, dan menyulitkan pengendara. Dalam rekaman itu, sejumlah warga menyampaikan kekecewaan mereka karena jalan yang menjadi urat nadi aktivitas kampung tak kunjung dibenahi secara tuntas.
Berdasarkan keterangan warga, perbaikan hanya dilakukan pada sebagian kecil ruas jalan, tepatnya dari jalan utama menuju lapangan Desa Ranjeng yang menjadi lokasi Koperasi Desa Merah Putih. Perbaikan tersebut, menurut warga, dilakukan menjelang agenda kunjungan pejabat beberapa waktu lalu.
“Yang dibenahi hanya sedikit, itu pun karena ada kunjungan. Selebihnya tetap rusak,” ujar seorang warga dalam video yang beredar.
Ironisnya, titik jalan yang mengalami kerusakan berada tidak jauh dari kantor desa serta bangunan Koperasi Desa Merah Putih. Kondisi ini dinilai kontras dengan kegiatan seremoni peresmian koperasi yang sebelumnya dihadiri tiga menteri dan sejumlah pejabat daerah.
Namun hingga kini, akses jalan di sekitarnya masih jauh dari standar kelayakan.
Warga menilai infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah, baik di tingkat desa maupun kabupaten. Jalan tersebut digunakan setiap hari untuk menunjang aktivitas warga, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga kegiatan ekonomi.
“Ini akses utama kami. Mau kerja, anak-anak sekolah, semua lewat sini. Kami hanya berharap jalan ini diperbaiki secara menyeluruh, bukan tambal sulam dan bukan hanya saat ada kunjungan,” ungkap warga lainnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Ranjeng dan Pemerintah Kabupaten Serang segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi jalan secara permanen dan merata.
Sampai berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Serang terkait keluhan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan tindak lanjut dari pihak terkait.
(Redaksi/NNE)







