PUPR Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Rusak Saketi- Pandeglang

oleh
PUPR Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Rusak Saketi- Pandeglang
PUPR Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Rusak Saketi- Pandeglang

NNE. COM – Pandeglang – Pemerintah Provinsi Banten mengambil alih perbaikan jalan rusak di Kabupaten Pandeglang, tepatnya di ruas Jalan Desa Majau-Mekarwangi Kecamatan Saketi, Jalan rusak tersebut ternyata sudah puluhan tahun rusak parah dan tidak pernah diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Gubernur Banten Andra Soni langsung mengecek ke lapangan terkait hasil perbaikan jalan tersebut, Senin (20/4).

Bang Andra menerangkan perbaikan jalan ini adalah program Pemerintah Provinsi Banten Bangun Jalan Desa Sejahtera untuk mempercepat pemerataan infrastruktur desa.

” Memang jalan desa bukanlah kewenangan gubernur, namun kami ambil alih karena hanya karena ingin bertanggung jawab. Sudah terlalu lama masyarakat desa menghadapi kondisi jalan yang tidak layak,” kata Andra kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

Pembangunan jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter dengan kontruksi beton tersebut, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun 2025 sebesar Rp 3,84 miliar.

Lanjut Bang Andra, pembangunan jalan ini tidak hanya berhenti di satu titik, melainkan akan terus dikoneksikan dengan wilayah lain agar membuka akses baru yang lebih luas.

“Kedepannya akan tersambung ke desa-desa lain seperti Mekarwangi hingga wilayah Saketi-Bojong. Ini menjadi jalur alternatif yang akan memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurut masyarakat Mekarwangi, Ubaidillah (Berketepatan tinggal didepan jalan yang jalan lagi dikerjalan -Red) saat ditemui, mengatan kami sangat bersyukur atas perhatian Bapak Gubernur Banten atas perhstiannya untuk membangunan jalan yang telah lama dinantikan warga. Ia menerangkan kondisi jalan sebelumnya rusaknya sangat parahsekali, apa waktu hujan tiba, ujarnya.

” Jalannya ini dulunya becek, berdebu penuh dengan batu- batu yang tajam, dan sangat sulit dilalui Anak-anak sekolah kesulitan, warga yang membawa hasil panen sangat kesulitan. Yah alhamdulillah sekarang jalan sudah bagus, transportasi dan aktivitas masyarakat sudah lancar,” Katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Majau. Ia mengapresiasi langkah Pemprov Banten yang telah merealisasikan pembangunan jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan menngatakan, pembangunan jalan akan dilanjutkan pekerjaannya di ruas jalan Polsek Saketi-Pematang pada tahun 2026. akan membangun jalan sepanjang 1,6 km dengan lebar empat meter menggunakan konstruksi beton.

” Kerusakan jalan ini sekitar 2,8 km, tadi kita juga lihat ada beberapa segmen yang hotmix yang masih layak. Tahun ini kita akan bangun sepanjang 1,6 km dengan anggaran Rp4,8 miliar dan kita akan fokuskan pada ruas jalan yang kerusakannya paling parah supaya lebih efektif dan targetnya lebih cepat tercapai,” ujarnya.

” Sesuai arah Bapak Gubernur, tahun depan Pemprov Banten akan melanjutkan pembangunan ruas jalan sepanjang sekitar satu kilo meter lagi, sehingga bisa tembus ke menghubungkan ke Majau, sehingga secara manfaat akan lebih optimal kalau sudah jalannya terhubung semua,” Katanya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *